Blog bagi sesiapa yang mencintai tulisan

  • Seruan Hidup

    Knut Hamsun Knut Hamsun membangun ketegangan dari peristiwa sehari-hari. Seorang pria di jalanan sepi, bertemu wanita dengan perilaku yang menumbuhkan misteri dan godaan. Hamsun menunjukkan bahwa cerita bisa memikat karena suasana batin tokoh dan ambiguitas moralnya. Pertemuan antara gairah dan dosa, kehidupan dan kematian. Dan ia menulis seperti orang yang tahu betul bahwa hidup itu…

    Read more: Seruan Hidup
  • Cinta

    Anton Chekhov Pukul tiga pagi. Malam April yang lembut mengintipku dari jendela dan berkedip manja dengan bintang-bintangnya. Aku tak bisa tidur, aku terlalu bahagia! “Seluruh diriku dari kepala sampai kaki meledak oleh perasaan aneh yang tak bisa kumengerti. Aku tak bisa menganalisisnya sekarang—aku tak punya waktu, aku terlalu malas, dan ah—persetan analisis! Bukankah tak masuk…

    Read more: Cinta
  • Menunggu Restu

    “Apa yang sebaiknya saya tulis?” Pertanyaan itu berbeda dari “Apa yang ingin saya katakan?” Yang pertama menunggu restu, menunggu tren, menunggu jaminan bahwa tulisan akan disukai—entah oleh pembaca, entah oleh redaktur. Yang kedua muncul dari dalam. Ada sesuatu yang terasa mendesak untuk disampaikan dan kamu tidak bisa berharap orang lain menuliskannya. Hanya kamu yang bisa…

    Read more: Menunggu Restu
  • Kisah Tanah

    Sarah Ali – Untuk Ayah Aku menatap matanya yang berkaca-kaca dan melihat sesuatu yang menyerupai kebahagiaan di sana. Aku tersenyum. Ayahku telah kembali. Dia bukan lagi orang asing yang tak kukenali sepenuhnya dalam tiga tahun terakhir. Dia bukan lagi sosok pendiam yang linglung, memandangi dinding sepanjang waktu, dan hanya mengangguk tanpa minat setiap kali disapa…

    Read more: Kisah Tanah
  • Sulak

    Isaac Babel Pasukan Gulay sudah dihancurkan di provinsi Vinnitsa pada 1922.1 Kepala stafnya adalah Adrian Sulak, seorang guru sekolah desa. Sulak berhasil menyeberangi perbatasan Galicia, dan tak lama kemudian surat kabar melaporkan kematiannya. Enam tahun setelah itu, kami mendengar bahwa Sulak masih hidup dan bersembunyi di Ukraina. Aku dan Chernishov ditugasi melacaknya. Kami berangkat ke…

    Read more: Sulak
  • Madu Lebah

    Yoshimoto Banana Ia ke Buenos Aires untuk menyingkirkan kepedihannya, seperti hewan mendekam di kegelapan menjilati luka. Tapi di alun-alun Plaza de Mayo…. Ia menyaksikan para ibu berjalan pelan, membawa foto anak-anak mereka yang hilang. Yoshimoto Banana menuturkan duka para ibu dalam bahasa yang jernih dan tenang. “Ibu tetaplah ibu, dari negara mana pun asalnya, dan…

    Read more: Madu Lebah