Category: Cerpen

  • Setengah Hari

    Naguib Mahfouz Aku berjalan di samping ayahku, menggenggam tangan kanannya erat-erat, berlari-lari kecil agar bisa menyamai langkahnya yang panjang. Semua pakaianku baru: sepatu hitam, seragam sekolah hijau, dan tarbus merah. Namun kegembiraanku atas pakaian baru itu bukan kegembiraan yang sempurna, sebab hari ini bukan hari raya, melainkan hari ketika aku akan dilemparkan ke sekolah untuk…

  • Temanku yang Berambut Panjang

    Heinrich Böll Lucu juga, tepat lima menit sebelum penggerebekan dimulai, aku merasa ada yang tidak beres. Aku melirik hati-hati ke sekeliling, lalu berjalan santai menyusuri tepi Sungai Rhine menuju stasiun, dan aku tidak terkejut sama sekali ketika melihat jip-jip melaju kencang, penuh dengan polisi militer bertopi merah, yang langsung mengepung blok itu, menutupnya, dan memulai…

  • Perpisahan Baik-Baik

    A.S. Laksana Rumah makan langganan kami terlalu riuh sore itu dan kami hanya berdiri di ambang pintunya mengamati keriuhan di dalam rumah makan. Seorang pelayan mendatangi kami, mengatakan ada dua orang merayakan ulang tahun dan salah satu membawa anak-anak panti asuhan. “Semua orang berulang tahun hari ini,” kata Robi. “Untung Mama di Semarang. Kalau ia…

  • Seruan Hidup

    Knut Hamsun Knut Hamsun membangun ketegangan dari peristiwa sehari-hari. Seorang pria di jalanan sepi, bertemu wanita dengan perilaku yang menumbuhkan misteri dan godaan. Hamsun menunjukkan bahwa cerita bisa memikat karena suasana batin tokoh dan ambiguitas moralnya. Pertemuan antara gairah dan dosa, kehidupan dan kematian. Dan ia menulis seperti orang yang tahu betul bahwa hidup itu…

  • Cinta

    Anton Chekhov Pukul tiga pagi. Malam April yang lembut mengintipku dari jendela dan berkedip manja dengan bintang-bintangnya. Aku tak bisa tidur, aku terlalu bahagia! “Seluruh diriku dari kepala sampai kaki meledak oleh perasaan aneh yang tak bisa kumengerti. Aku tak bisa menganalisisnya sekarang—aku tak punya waktu, aku terlalu malas, dan ah—persetan analisis! Bukankah tak masuk…

  • Kisah Tanah

    Sarah Ali – Untuk Ayah Aku menatap matanya yang berkaca-kaca dan melihat sesuatu yang menyerupai kebahagiaan di sana. Aku tersenyum. Ayahku telah kembali. Dia bukan lagi orang asing yang tak kukenali sepenuhnya dalam tiga tahun terakhir. Dia bukan lagi sosok pendiam yang linglung, memandangi dinding sepanjang waktu, dan hanya mengangguk tanpa minat setiap kali disapa…