Tag: surat harian sulak
-
Penulis seharusnya Mudah Bosan, seperti Halnya Kurator
Beberapa hari ini tiba-tiba saya tertarik membaca buku tentang kurator seni. Hanya penambah wawasan. Saya tidak pernah menjadi kurator seni dan tidak sedang berpikir menjadi kurator. Dan, entah kenapa, saya merasa cara mereka berpikir dekat dengan cara saya menulis. Kurator bukan pencipta karya seni; ia orang yang memilih, menata, dan menyusun cerita dari serangkaian karya…
-
Menunggu Restu
“Apa yang sebaiknya saya tulis?” Pertanyaan itu berbeda dari “Apa yang ingin saya katakan?” Yang pertama menunggu restu, menunggu tren, menunggu jaminan bahwa tulisan akan disukai—entah oleh pembaca, entah oleh redaktur. Yang kedua muncul dari dalam. Ada sesuatu yang terasa mendesak untuk disampaikan dan kamu tidak bisa berharap orang lain menuliskannya. Hanya kamu yang bisa…