Dari mana datangnya ide cerita?
Dari kreativitas. Ide datang dari kreativitas. Ia berkaitan langsung dengan kreativitas, dan kreativitas adalah keterampilan. Ia bisa dilatih.
Orang menjadi tidak kreatif, sulit menemukan ide, karena ia tidak dilatih menjadi kreatif, tidak melatih diri menjadi kreatif, tidak belajar cara menjadi kreatif. Sebaliknya, orang menjadi kreatif karena melatih diri—dengan disiplin—untuk memiliki keterampilan itu.
Seorang pembuat barang kerajinan bisa mendapatkan banyak ide dari melihat berbagai barang bekas. Ia seolah mampu membuat apa saja dari barang-barang yang sudah dibuang di tempat sampah. Pikirannya bekerja cepat, nyaris otomatis, karena ia terlatih.
Seorang penulis tidak akan menemukan ide untuk membuat barang kerajinan ketika ia berdiri di depan tempat sampah. Ia akan mendapatkan cerita. H.C. Andersen contohnya. Ia mendapatkan cerita The Brave Tin Soldier setelah melihat rongsokan boneka timah sisa-sisa pembakaran di tempat sampah.
George Lucas mendapatkan karakter alien, tokoh utama dalam film Howard the Duck, dari melihat boneka bebek di tempat sampah, yang bentuknya sudah rusak karena terbakar.
Kebanyakan orang tidak mendapatkan gagasan apa pun karena mereka tidak melatih diri untuk menemukan sesuatu di balik apa yang mereka lihat, mereka dengar, mereka baca.
Ide cerita ada di mana-mana. Tetapi anda harus punya keterampilan untuk menemukannya. Anda harus melatih diri untuk mendapatkan keterampilan itu.
Salam,
A.S. Laksana

Leave a Reply