Category: Surat

  • “Mengapa Dia Menyerahkan Diri pada AI?”

    Seorang teman kecewa membaca tulisan terakhir orang yang selama ini ia kagumi tulisan-tulisannya. Ia mengirimkan pesan WA ke saya beberapa hari lalu. “Kenapa dia harus menyerahkan diri pada AI?” katanya. “Saya menyukai tulisan-tulisannya, dan dia menulis berkali-kali lipat lebih bagus ketimbang AI.” Dia mengatakan mudah sekali mengenali mana suara mesin dan mana suara manusia. Saya…

  • Penulis seharusnya Mudah Bosan, seperti Halnya Kurator

    Beberapa hari ini tiba-tiba saya tertarik membaca buku tentang kurator seni. Hanya penambah wawasan. Saya tidak pernah menjadi kurator seni dan tidak sedang berpikir menjadi kurator. Dan, entah kenapa, saya merasa cara mereka berpikir dekat dengan cara saya menulis. Kurator bukan pencipta karya seni; ia orang yang memilih, menata, dan menyusun cerita dari serangkaian karya…

  • Penulis, Orang-Orang yang Obsesif

    Penulis pada umumnya adalah orang-orang yang obsesif. Mereka yang karyanya belum pernah diterbitkan terobsesi untuk diterbitkan. Obsesi ini, kita tahu, telah mengilhami beberapa orang dengan ide bisnis tentang workshop atau kelas penulisan yang menjanjikan penerbitan buku bersama. Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan, saat mengumumkan kelas, apakah nanti karya-karya para peserta diterbitkan. Mereka yang sudah diterbitkan…

  • Menemukan Ide Cerita

    Dari mana datangnya ide cerita? Dari kreativitas. Ide datang dari kreativitas. Ia berkaitan langsung dengan kreativitas, dan kreativitas adalah keterampilan. Ia bisa dilatih. Orang menjadi tidak kreatif, sulit menemukan ide, karena ia tidak dilatih menjadi kreatif, tidak melatih diri menjadi kreatif, tidak belajar cara menjadi kreatif. Sebaliknya, orang menjadi kreatif karena melatih diri—dengan disiplin—untuk memiliki…

  • Manusia Bisa—atau Sering—Keliru, meskipun Ia Merasa Bertindak Benar

    Mari kita membahas cerpen “Kepala Kantor Pos” karya Rabindranath Tagore. Bagaimana narasinya bekerja? Apa yang tampak di permukaan? Apa yang ada di bawah permukaan? Ini bukan analisis dengan teori yang rumit—hanya melihat lebih jeli bagian-bagian penyusun cerita. Kita akan menggunakan kerangka 5 elemen (Pengenalan, Pengembangan Awal, Provokasi, Tindakan, dan Resolusi) untuk melihat bagaimana Tagore mengembangkan…

  • Belajar dari Satu Dua Orang Saja

    Beberapa kawan membaca banyak buku karena mereka membangun kebiasaan membaca, tanpa keinginan menjadi penulis. Beberapa kawan lain membaca banyak buku, ingin menjadi penulis, dan tulisan mereka tidak berkembang. Tentu ada juga orang-orang yang tidak banyak membaca dan ingin menulis bagus. Tidak ada larangan untuk bercita-cita apa pun. Kita bicara tentang mereka yang membaca banyak dan…